Kandungan Madu Asli

  • 0

Kandungan Madu Asli

Category : Madu Asil

Kandungan Madu Asli

Kandungan Madu Asli –  Penyebaran lebah madu lebih merata di seluruh dunia jika dibandingkan dengan penyebaran serangga dan hewan lainnya. Dimana ada manusia maka di situ lebah berada. Karena itulah maka madu telah dikenal kegunaannya sejak ± 10.000 tahun yang lalu sejak manusia masih sangat primitif.

Pada jaman dahulu madu digunakan untuk mengawetkan daging dan kulit. Orang mesir pada jaman dahulu menggunakan madu sebagai bagian dari ramuan rahasianya untuk mengawetkan jeanazah raja-raja, yang saat ini dikenal sebagai mummi. Sejak saat itu pula madu juga telah dikenal sebagai makanan obat, minuman, kecantikan dan bagian yang penting dalam pesta atau upacara agama. Begitu terkenalnya madu pada jaman itu, maka pajak di Babylonia dan Mesir tidak dibayar dengan uang, melainkan dengan madu. Pada saat itu, gula dari tebu dan dari bahan lainnya belum ditemukan oleh manusia sehingga madu adalah satu-satunya zat pemanis yang dipakai untuk semua keperluan.

Setidaknya ± 2500 tahun yang lalun Hippocrates telah berhasil menemukan madu sebagai obat penyembuh luka. Kemanjuran madu saat itu sama dengan penicilin yang ada saat ini. Madu yang sebagian besar terdiri dari glukose banyak digunakan dalam obat untuk berbagai macam-macam penyakit seperti: cardiovascular, pendarahan perut, ulcer perut, penyakit pencernaan, tipus, disentri, malaria, penyakit tenggorokan dan sebagai obat untuk keracunan.

Dahulu atlit-atlit selalu menggunakan madu sebelum bertanding dengan harapan untuk menang. Madu sebagai sumber tenaga yang mudah diserap oleh tubuh. Madu yang dicampur dengan air merupakan minuman kesukaan banga Inggris dan Jerman. Sedangkan minuman bir yang dicampur dengan madu merupakan suatu kegemaran yang umum. Orang-orang Eropa pada jaman dahulu selalu memberikan madu kepada anak-anaknya disamping susu untuk mencegah terjadinya kekurangan gizi. Saat ini, para ibu di Amerika juga melakukan hal yang sama dengan memberikan madu kepada anak-anaknya dengan tujuan yang sama.

Disamping sebagai manakanan yang bernilai tinggi untuk kehidupan sel, jaringan dan organ tubuh, karena madu mengandung glukosa, maka madu juga sering digunakan sebagai sumber tenaga bagi manusia yang dapat disimpan sebagai glikogen di dalam hati.

Glukosa bekerja sebagai tonikum pada pekerjaan jantung, bila gula dalam tubuh sedang menurun. Glukosa menambah ketahanan tubuh terhadap serangan penyakit. Selain mengandung glukosa, madu juga dilengkapi dengan bermacam-macam garam mineral, asam organik dan zat lain yang penting untuk kehidupan manusia. Sudah sangat jelas bahwa madu adalah makanan yang berkhasiat menyembuhkan dan mencegah bergabai penyakit.

Nektar yang diserap lebah, kemudian ditelan oleh lebah, masuk ke dalam perut madu. Sesampainya di sarang nektar tersebut dikeluarkan lagi, dikunyah-kunyah dan akhirnya disimpan dalam sel agar masak, kemudian ditutup. Pemsakan ini terjadi karena kerjanya enzim Invertasa, manipulasi lebah, isapan air oleh dinding perut madu dan penguapan karena kipasan lebah. Enzim tersebut berasal dari nektar dan dari lebah. Enzip ini mengubah sukrosa menjadi dekstrosa dan levulosa.

Madu asli mengandung bermacam-macam zat, yang semuanya tergantung pada: macam nektar, sifat tanah dimana tanamanan yang diambil sarinya oleh lebah hidup, cuaca, deraja pemasakan dan cara ekstraksi. Menurut Francis G. Smith madu yang telah masak akan mengandung zat-zat berikut:

  • Levulosa (Fruktosa)                                                41,8%
  • Dekstrosa (Glukosa)                                               35,0%
  • Sukrosa                                                                   1,9%
  • Desktrim                                                                 1,5%
  • Mineral                                                                   8,2%
  • Zat-zat lain yang belum ditentukan                        3,4%
  • Air                                                                           17%

Mineral yang terkandung di dalam madu yang terpenting adalah: Na, Ca, Mg, Cu, Al, Mn, Fe, K dan P. Kompisisi atau imbangan dan banyaknya mineral tersebut mendekati jumlah mineral yang terkandung pada tubuh manusia.

Bermacam-macam vitamin yang teradapat di dalam madu, yang larut dalam air maupun larut dalam lemak, diantaranya adalah: Vitamin B1, B2 B3, BP, Be, H, K, C dan asam pantotenat.


Leave a Reply