Madu untuk Bayi, Bahaya atau Dianjurkan?

  • 0

Madu untuk Bayi, Bahaya atau Dianjurkan?

Category : Madu Asil

madu untuk bayi

Meski manfaat madu murni telah terbukti secara ilmiah dan dipercaya oleh banyak orang, namun pemberian madu pada bayi dibawah usia satu tahun tidak disarankan oleh dokter dan praktisi kesehatan.

Bahaya Madu untuk Bayi dibawah 12 bulan

Hal ini karena beberapa madu, meski sangat jarang ditemukan, bisa mengandung bakteri clostridium botulinum. Jika bakteri clostridium botulinum tersebut masuk ke dalam tubuh maka dapat tumbuh di dalam usus yang dapat mengakibatkan kelumpuhan pada otot-otot sehingga dapat mengalami diare atau susah buang air besar.

Untuk itu, pemberian madu pada anak dibawah umur satu tahun tidak dianjurkan. Sedangkan pada anak usia di atas satu tahun umumnya telah memiliki sistem pencernaan yang hampir sempurna dan sudah bisa melawan bakteri clostridium botulinum. Pemberian madu pada anak usia di atas satu tahun sangatlah dianjurkan.

Manfaat Madu untuk Bayi diatas 12 bulan

Madu sangat bermanfaat dan dianjurkan untuk dikonsumsi oleh bayi diatas 12 bulan karena memiliki banyak manfaat bagi pertumbuhan dan perkembangannya.

Berikut adalah beberapa manfaat madu untuk bayi:

1. Meredekan Batuk

Madu sangat baik untuk meredakan batuk baik pada bayi dan orang dewasa. Memberikan madu dengan dosis 1 sendok makan pada bayi setiap akan tidur telah terbukti secara ilmiah dapat meredakan batuk dan membuat tidur nyenyak.

Kandungan glukosa alami yang ada pada madu juga telah terbukti tidak memperparah batuk seperti pada gula biasanya dan justru gula alami (gula buah) yang ada pada madu terbukti membantu membersihkan pernafasan dan infeksi dahak yang menyebabkan batuk.

2. Sumber Nutrisi untuk Pertumbuhan

Anak sangat membutuhkan banyak gizi dan nutrisi untuk menunjang pertumbuhannya. Pada usia anak-anak, sel-sel tubuh mengalami perkembangan yang sangat cepat hingga dewasa dan tentu sangat diperlukan nutrisi yang cukup untuk menunjangnya.

Dengan mengkonsumsi madu satu (1) sendok makan dalam dua (2) kali sehari akan dapat membantu mengoptimalkan dan memaksimalkan tumbuh kembang pada anak-anak.

3. Menyembuhkan Luka

Usia anak-anak adalah usia dimana anak sangat aktif dalam melakukan eksplorasi lingkungan dan bermain. Tentu tak jarang anak-anak mengalami jauth atau terluka pada bagian tubuhnya swaktu masa tersebut. Jika luka yang diderita tidak terlalu parah, maka madu dapat digunakan untuk membantu menyembuhkan luka tersebut.

Caranya adalah dengan mengoleskan madu murni secukupnya pada bagian yang terluka dan membersihkannya secara teratur. Madu yang sangat cocok untuk menyembuhkan luka ini adalah madu propolis. Pastikan Anda hanya menggunakan madu murni tanpa campuran apapun.

4. Mencerdaskan Otak

Kita semua telah paham bahwa masa anak-anak adalah masa emas bagi perkembangan anak, terutama perkembangan otak. Untuk itu, memberikan nutrisi terbaik sewaktu anak berusia 0-5 tahun adalah waktu yang tepat bagi anak. Madu kaya dengan nutrisi yang dibutuhkan anak dan sangat baik untuk perkembangan dan fungsi otak pada anak.

Berikan madu dua kali sehari (baca cara mengkonsumsi madu) secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu, pastikan Anda mengetahui jenis madu yang Anda berikan kepada putra-putri Anda apakah madu tersebut benar-benar murni atau telah dicampur.

5. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Madu mengandung zat besi dan multivitamin yang kompleks yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak-anak. Masa anak-anak adalah dimana masa seluruh sel organ-organ pada tubuhnya berkembang sehingga dibutuhkan nutrisi yang dapat mengkapi dan melindungi tubuh anak dari penyakit dan virus yang kerap kali menyerangnya.

Memberikan madu murni tanpa campuran akan dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh pada anak sehingga tidak mudah terserang penyakit.

6. Meningkatkan Daya Ingat

Mengkonsumsi madu setidaknya 20 gram perharinya terbukti secara ilmiah dapat membantu regenerasi sel-sel dalam otak dan merangsang terbentuknya hormon-hormon yang dapat berperan dalam meningkatkan daya ingat dan kecerdasan pada anak. Hal ini tentu secara otomatis madu sangat berperan dalam meningkatkan daya ingat pada otak anak.

Daya ingat yang baik tentu sangat dibutuhkan oleh anak dalam pertumbuhan, khususnya untuk eksplorasi serta mempelajari berbagai hal yang ada di sekitranya.

7. Menyehatkan Sistem Pencernaan

Selain sangat baik untuk pertumbuhan kecerdasan dan tumbuh kembang anak, madu secara ilmiah juga terbukti dapat menyehatkan sistem pencernaan pada anak. Madu terbukti mengandung bakteri baik yang dapat membantu melawan bakteri jahat pada sistem pencernaan anak. Misalanya adalah 6 jenis laktobasilus dan 4 spesies bifidobacteria dimana bakteri-bakteri tersebut terkandung pada madu dan dapat membantu mencegah munculnya bakteri jahat pada sistem pencernaan.

Madu juga dapat menetralkan serta membersihkan sistem pencernaan agar metabolisme tubuh anak dapat berjalan dengan baik.

8. Sumber Multivitamin

Madu memiliki kandungan hampir seluruh vitamin yang dibutuhkan anak yaitu B1, B2, B3, D, K, E, B5, urin acid dan asam nikotinat. Semua jenih multivitamin tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh anak untuk tumbuh kembangnya.

Selain itu, madu juga memiliki keunggulan dimana proses penyerapan multivitamin tersebt hanya diperlukan waktu satu jam setelah dikonsumsi. Hal ini sangat berbeda dengan vitamin yang diperoleh dari makanan yang membutuhkan waktu yang lebih lama dalam penyerapannya ke dalam tubuh. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa tubuh lebih cepat bugar ketika mengkonsumsi madu jika dibandingkan dengan makanan biasa atau suplemen lainnya.


Leave a Reply